Selasa, 29 Maret 2016

TUGAS 4SS PEREKONOMIAN INDONESIA


PASAR MONOPOLISTIK







1.      PENGERTIAN

Pasar persaingan monopolistik adalah pasar dengan banyak penjual yang menghasilkan barang yang berbeda corak.
Pasar ini banyak dijumpai pada sektor jasa dan perdagangan eceran. Misalnya jasa salon, angkutan, toko obat/apotik, dan toko kelontong.
Atau dengan istilah lain bahwa Pasar persaingan monopolistik adalah pasar yang terjadi bila dalam suatu pasar terdapat banyak produsen, tetapi ada diferensiasi produk (perbedaan merk, bungkus, dan sebagainya) di antara produk-produk yang dihasilkan oleh masing-masing produsen.
Jadi, model pasar persaingan monopolistik pada dasarnya sama dengan model pasar persaingan sempurna, hanya saja dalam pasar monopolistik diperkenalkan adanya diferensiasi produk, sehingga produk yang dijual bersifat heterogen (beragam).
Istilah diferensiasi produk di sini ditentukan secara riil dua barang yang tidak berbeda, namun dapat dianggap berbeda oleh konsumen.
Pasar ini juga mengakui adanya kekuasaan monopoli tertentu yang timbul dari penggunaan merk dan tanda dagang yang berbeda. Contoh produknya adalah:makanan ringan (snack), pulpen, buku.






2.      CIRI-CIRI PASAR MONOPOLISTIK

a)      Terdiri atas banyak penjual dan banyak pembeli.

b)       Barang yang dihasilkan sejenis, hanya coraknya berbeda. Contoh: sabun, pasta gigi, dan     minyak goreng.

c)      Terdapat banyak penjual yang besarnya sama, sehingga tidak ada satu penjual yang akan menguasai pasar.

d)      Penjual mudah menawarkan barangnya di pasar.

e)      Penjual mempunyai sedikit kekuasaan dalam menentukan dan memengaruhi harga pasar.

f)       Adanya peluang untuk bersaing dalam keanekaragaman jenis barang yang dijual.



3.      KELEBIHAN PASAR MONOPOLISTIK

1.      Penjual tidak sebanyak pasar persaingan sempurna.

2.      Produsen terpacu untuk berkreativitas.

3.      Pembeli tidak mudah berpindah dari produk yang dipakai selama ini.



4.      KELEMAHAN PASAR MONOPOLISTIK
1.   Biaya mahal untuk ke pasar monopolistik karena untuk masuk
      pangsa pasar tertentu dibutuhkan riset dan pengembangan produk.
2.
   Persaingan sangat berat karena pasar biasanya didominasi.









5.  CONTOH PASAR MONOPOLISTIK

a. Sabun Detergen - Daia Putih

                Spesifikasi : Ramah lingkungan dan lembut di tangan



b. Sabun Detergen - Easy

                Spesifikasi : Meringankan proses pencucian dan penghilangan noda



Dari contoh diatas, dapat dilihat bahwa sebenarnya produk yang mereka jual adalah sama, yaitu sabun detergen. Namun setiap produsen telah melakukan diferensiasi terhadap sepsifikasi produk masing-masing.



















https://andikaas.wordpress.com/2011/06/06/ciri-ciri-persaingan-pasar-sempurnapasar-monopoli-pasar-monopolistis-pasar-oligopoli/



http://www.berpendidikan.com/2015/09/pengertian-pasar-monopolistik-ciri-ciri-contohnya.html

http://billyandrianto.blogspot.co.id/2011/02/kelebihan-dan-kelemahan-pasar.html


Senin, 28 Maret 2016

TUGAS 3SS PEREKONOMIAN INDONESIA



PASAR PERSAINGAN SEMPURNA

1.     PASAR PERSAINGAN SEMPURNA
1.      PENGERTIAN
Pasar persaingan sempurna disebut juga pasar persaingan murni adalah pasar di mana terdapat banyak penjual dan pembeli dan mereka sudah sama-sama mengetahui keadaan pasar. Atau dapat pula diartikan bahwa pasar persaingan sempurna adalah pasar dengan jumlah penjual dan pembeli yang sangat banyak, sehingga tidak ada satu pun penjual atau pembeli yang bisa mempengaruhi harga.

2.      CIRI-CIRI PASAR PERSAINGAN SEMPURNA
1.      Perusahaan adalah price taker
Price taker atau Pengambil harga artinya suatu perusahaan yang ada di dalam pasar tidak dapat menentukan atau mengubah harga pasar. Apa pun tindakan perusahaan di dalam pasar tidak akan menimbulkan perubahan ke atas harga pasar yang berlaku. Harga pasar ditentukan oleh interaksi antara keseluruhan pembeli dan keseluruhan penjual.
2.      Tiap perusahaan mudah keluar atau masuk
Sekiranya perusahaan rugi,dan ingin meninggalkan industri tersebut,maka langkah ini dengan mudah dilakukan. Sebaliknya apabila ada perusahaan yang ingin melakukan kegiatan di industri itu,produsen dengan mudah melakukan kegiatan yang diinginkannya.
3.      Menghasilkan barang homogen
Maksudnya adalah tidak terdapat perbedaan yang nyata diantara barang-barang yang dihasilkan suatu perusahaan dengan perusahaan lainnya. Sehingga barang-barang ini tidak mudah dibeda-bedakan. Karenanya,pembeli tidak dapat membedakan manakah produksi dari perusahaan A dan manakah produksi dari perusahaan B.
4.      Pembeli mempunyai pengetahuan yang sempurna mengenai pasar
Dalam pasar persaingan sempurna ini dimisalkan bahwa jumlah pembeli adalah sangat banyak. Tapi dimisalkan juga kalau mereka memiliki pengetahuan yang sama mengenai keadaan pasar,yaitu mereka mengetahui tingkat harga yang berlaku dan perubahan-perubahan ke atas harga tersebut. Dampaknya,para produsen tidak bisa menjual produknya dengan harga yang lebih tinggi dari harga pasar.

3.      KELEBIHAN PASAR PERSAINGAN SEMPURNA
1.      Mampu mendorong efisiensi dalam produksi. Dengan jumlah produsen atau penjual yang banyak, maka produsen akan berlomba-lomba untuk meningkatkan mutu barnag yang dijualanya.
2.      Tidak memerlukan iklan. Dengan sifat homogen di pasar persaingan sempurna, maka pemasangan iklan sama sekali tidak dibutuhkan karena jenis barang yang di perjual-belikan sama.
3.      Pembeli dan penjual bebas bertindak. Produsen dan konsumen memiliki kebebasan dalam keluar masuk pasar. Bagi produsen yang memiliki modal untuk menjual produknya dapat memasuki pasar. Bagi produsen yang merasa rugi dapat segera keluar dari pasar. Dan konsumen memiliki kebebasan untuk membeli barang di pasar kapanpun.
4.      Informasi tentang pasar telah diketahui oleh saingan usaha dan usaha untuk menyaingi perusahaan lainnya juga tidak menghasilkan apa-apa, karena jumlah saingan sangat tidak terbatas.

4.      KELEMAHAN PASAR PERSAINGAN SEMPURNA
1.      Tidak ada dana untuk penelitian dan pengembangan produk.
Karena laba yang di peroleh produsen atau penjual dalam pasar ini bersifat normal atau secukupnya sehingga produsen atau penjual tidak mampu menyisihkan dana untuk melakukan penelitian dan pengembangan produk. Dengan demikian, inovasi akan berjalan dengan lambat.
2.      Terbatasnya kebebasan memilih bagi pembeli.
Dengan jenis barang yang dijual hanya satu, membuat konsumen tidak bisa memilih barang sesuai selera dan tingkat pendapatan mereka masing-masing.
3.      Pekerja menerima upah dan gaji rendah





Kamis, 17 Maret 2016

TUGAS_2SS_PEREKONOMIAN INDONESIA


SIAPKAH PEREKONOMIAN INDONESIA MENGHADAPI MEA



Negara-negara di ASEAN sudah memulai babak baru dengan di terapkannya ASEAN Economic Community atau Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) pada tanggal 31 Desember 2015 kemarin. Apakah Indonesia sudah siap? MEA sendiri merupakan kesepakatan yang di bangun dari 10 negara anggota ASEAN. Tujuan MEA tersebut untuk meningkatkan perekonomian kawasan dengan meningkatkan daya saing di kancah internasional agar ekonomi tumbuh dengan merata dan juga meningkatkan taraf hidup masyarakat dan yang terpenting untuk mengurangi kemiskinan yang kebanyakan di alami oleh Negara-negara berkembang seperti di negera ASEAN ini.

MEA adalah visi ASEAN 2020, untuk melakukan integrasi terhadap Negara-negara ASEAN dengan pasar tunggal atau produksi bersama. Ada beberapa konsep MEA, yaitu:

1.      ASEAN Economic Community

2.      ASEAN Political Security Community

3.      ASEAN Social-culture Community

Ke 3 hal tersebut akan di realisasikan secara bertahap. Untuk langkah pertama yang akan di realisasikan adalah MEA pada 2015 ada 5 hal, yaitu arus bebas barang, arus bebas jasa, arus bebas investasi, arus bebas modal, dan arus bebas tenaga kerja terampil. Dalam pelaksanaannya, ngera-negara ASEAN harus memegan teguh prinsip-prinsip pasar terbuka dan ekonomi yang di gerakan oleh pasar. Konsekuensi di adakannya MEA adalah liberalisasi perdagangan barang, jasa, dan tenaga kerja tanpa hambatan tarif dan non-tarif.

Kesiapan Indonesia dalam menghadapi AEC 2015 ada diantara PELUANG (opportunities) dan ANCAMAN (threat). Siap tidak siap tidak perlu diperdebatkan lagi karena AEC sudah jadi keputusan & ketetapan politik yang harus dihadapi negara-negara ASEAN. Dilihat dari beberapa data tentang kondisi Indonesia dibandingkan dengan negara ASEAN lainnya, Indonesia kalah dalam banyak hal. Indonesia kalah oleh Thailand dan Philipina, apalagi Brunei, Malaysia, dan Singapura. Masih tertinggal jauh. Indonesia hanya menang pada luas negara yang begitu besar, jumlah penduduk yang banyak, dan sumberdaya yang melimpah.   

Begitu AEC berlaku akhir 2015 Indonesia akan diserbu barang, jasa, investasi, modal dan tenaga kerja terampil negara ASEAN lainnya. Serbuan barang, jasa, investasi, modal dan tenaga kerja terampil negara ASEAN lainnya akan menjadi ancaman serius bagi Indonesia. Atau sebaliknya Indonesia yang menyerbu negara ASEAN lainnya dengan barang, jasa, investasi & tenaga kerja terampil? Tentunya semua kembali kepada kemauan kita. Seharusnya semua elemen bangsa mulai berbenah untuk berperang pada AEC 2015.   

Pemerintah, swasta, rakyat harus bahu membahu mewujudkan Indonesia yang mandiri bebas dari segala bentuk penjajahan di bidang apapun. Indonesia yang mandiri dan bebas dari segala bentuk penjajahan dalam bidang apapun terutama untuk saat ini di bidang ekonomi. Kita harus mengubah mindset konsumtif menjadi produktif sehingga kita bisa mengurangi pengeluaran dan memperbesar pemasukan negara. Kita harus meningkatkan Competitive Advantage yang menarik konsumen akan produk kita karena kualitas terjamin & harga yang terjangkau.   

Diversifikasi peningkatan nilai tambah dari bahan baku sumber daya alam yang melimpah menjadi produk jadi yang berorientasi ekspor. Kita harus tingkatkan daya saing SDM karena kunci kemajuan bangsa bukan dari kekayaan alamnya melainkan SDM yang ada di dalamnya. Mempersiapkan lulusan perguruan tinggi kita agar mampu berkompetisi dengan SDM lulusan universitas negara ASEAN.

Pada era semua profesi harus memiliki sertifikasi tingkat ASEAN dan tiap tenaga profesional harus punya semangat bersaing yang tinggi. Mengubah mindset pegawai jadi entrepreneur sehingga diharapkan akan muncul pengusaha-pengusaha baru yang dapat menciptakan lapangan kerja. Pengusaha-pengusaha baru yang dapat memenuhi kebutuhan masyarakat indonesia secara mandiri sehingga tidak bergantung produk negara lain. Kemajuan sebuah bangsa tidak hanya tanggungjawab pemerintah semata akan tetapi merupakan tanggungjawab seluruh elemen bangsa. Sudah saatnya semua bersatu saling bahu membahu berjuang memajukan bangsa sesuai dengan peran dan fungsinya masing-masing.   

Persoalan mendasar Indonesia menghadapi MEA adalah:

1.      Tingginya jumlah pengangguran terselubung

2.      Rendahnya wirausahawan baru untuk memperluas kesempatan kerja

3.      Pekerja Indonesia didominasi oleh pekerja yang tidak terdidik menyebabkan produktivitas mereka rendah

4.      Meningkatnya pengangguran tenaga kerja terdidik, akibat banyaknya lulusan perguruan tinggi yang tidak sesuai dengan kebutuhan pasar.

5.      Timpangnya produktivitas tenaga kerja antar sector ekonomi

6.      Sector informal mendominasi lapangan pekerjaan, dimana sector ini belum mendapat perhatian yang optimal dari pemerintah

7.      Tuntutan akan upah minimum, tenaga kontrak, jaminan sosial ketenagakerjaan.

8.      Masalah TKI yang tersebar di luar negeri

9.      Ada 40juta pengangguran di Indonesia, terjadi karena lulusan yang tidak bersaing di dunia kerja.

Jika Indonesia mampu mengantisipasi, pengaruh liberalisasi akan mengarah pada efisiensi pasar jasa. Dampaknya adalah pilihan bagi konsumen meningkat, produktivitas meningkat, serta persaingan yang lebih sehat di dorong. Pencapaian MEA dilakukan melalui empat tahapan strategis, meliputi : pencapaian pasar tunggal dan kesatuan basis produksi, kawasan ekonomi yang berdaya saing, pertumbuhan ekonomi yang merata dan terintegrasi dengan perekonomian global. Menghadapi tantangan itu HIPMI mulai menyiapkan sejumlah langkah menghadapi persaingan ekonomi pada 2020. “Indonesia harus menjadi pemain dalam komunitas ekonomi ASEAN,” kata Oktohari. Untuk menghadapi itu semua, paparnya, mulai saat ini HIPMI telah mengambil sejumlah langkah antara lain menyiapkan dan memberikan mentoring pada pengusaha pemula agar mampu menghadapi persaingan baik di dalam negeri, kawasan dan global. Selain itu, katanya, HIPMI juga memberikan perhatian pada pengusaha-pengusaha lokal atau di daerah agar dapat mengembangkan usahanya sekaligus memperluas pasar produksi barang-barang mereka. Program kebijakan penguatan daya saing telah mendapatkan perhatian khusus dari pemerintah, antara lain penguatan UKM nasional. Hal tersebut penting untuk memfasilitasi UKM nasional yang berdaya saing tinggi, inovatif, dan kreatif, serta mampu melakukan perluasan pasar dari MEA.

Jadi siapkah perekonomian Indonesia menghadapi MEA?

Menurut saya, siap tidak siap Indonesia harus menghadapi MEA. Indonesia masih kalah dengan Negara-negara ASEAN lainnya dalam banyak hal. Walaupun negara Indonesia adalah negara yg sangat luas dan mempunyai beragam Sumber Daya Alam, tetapi masih kurang dalam Sumber Daya Manusia nya. Itu yg merupakan ancaman serius bagi bangsa Indonesia.

Seharusnya bangsa Indonesia baik pemerintah, swasta, maupun rakyat harus berjuang mewujudkan Indonesia yang mandiri bebas dari penjajah yg saat ini menjajah dalam bidang ekonomi di Indonesia. Bangsa Indonesia harusnya mengubah mindset yang konsumtif menjadi produktif sehingga bisa mengurangi pengeluaran dan meningkatkan pemasukan Negara sehigga Indonesia bisa mendobrak pasar persaingan MEA ke Negara ASEAN lainnya dengan barang, jasa, investasi, dan tenaga kerja terampil

Dengan SDA kita yang melimpah, bangsa Indonesia harus tingkatkan daya saing SDM agar kita bisa memanfaatkan SDA yang ada di Indonesia bisa megelola produk jadi dan berorientasi ekspor

Dan dengan adanya organisasi HIPMI,  para pengusaha pemula dan pengusaha local mampu menghadapi persaingan pasar di dalam negeri, kawasan, maupun global. Untuk para pengusaha local HIPMI memberikan  solusi agar dapat mengembangkan usaha-usaha nya dan memperluas pasar produksi mereka

Dengan demikian Indonesia pasti siap menghadapi pasar persaingan bebas ASEAN atau MEA.


https://www.selasar.com/ekonomi/sudah-siapkah-kita-menyongsong-mea-2015
https://yerikanovamardiana.wordpress.com/2015/01/23/8-solusi-dalam-menghadapi-mea/








TUGAS_1SS_PEREKONOMIAN INDONESIA


MASIH RELEVAN KAH SISTEM PEREKONOMIAN PANCASILA DI INDONESIA?



PENGERTIAN EKONOMI PANCASILA

Apa itu Ekonomi Pancasila? Pasti semua tau arti dari pancasila tersebut. Ekonomi Pancasila adalah system ekonomi yang berpedoman pada ideologi nasional untuk dijadikan dasar atau pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Secara normatif landasan idiil system ekonomi Indonesia adalah pancasila dan UUD 1945.

 Maka sebab itu Ekonomi Indonesia tersebut berpegang teguh kepada:

1.      Ketuhanan YME, yaitu berlakunya etika moral dan agama bukan materialisme

2.      Kemanusiaan yang adil dan beradab, yaitu tidak mengenal pemerasan atau eksploitasi dalam pembangunan ekonomi

3.      Persatuan Indonesia, yaitu adanya kebersamaan, mengenal asas kekeluargaan, demokrasi dalam ekonomi

4.      Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmah dalam kemusyawaratkan keadilan, yaitu mengutamakan ekonomi rakyat

5.      Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, yaitu harus adanya keadilan untuk masyarakat di dalam ekonomi, dan adanya asas persamaan dan emansipasi



CIRI-CIRI EKONOMI PANCASILA

1.      Yang menguasai hajad orang banyak adalah Negara / pemerintah,

2.      Peran Negara adalah penting tapi tidak dominan. Demikian juga peranan pihak swasta yang posisinya penting tetapi tidak mendominasi.. sehingga tidak memungkinkan di kondisi  sisterm ekonomi liberal maupun komando.

3.      Masyarakat adalah bagian yang penting dalam kegiatan ekonomi, dimana kegiatan produksi di lakukan oleh semua untuk semua dan juga di awasi atau di pimpin oleh masyarakat itu sendiri.

4.      Modal atau buruh tidak mendominasi di karenakan didasari asas kekeluargaan antar sesama manusia.



Dalam sistem ekonomi yang menganut SEP (Sistem Ekonomi Pancasi) ada beberapa hal yang harus dihindari, yaitu:

1.      Sistem free fight liberalsm yang menumbuhkan eksploitasi terhadap manusia dan bangsa lain yang menimbulkan dan mempertahankan kelemahan structural ekonomi nasional dan posisis\ Indonesia dalam perekonomian dunia.

2.      Sistem etatisme dalam arti bahwa Negara beserta aparatus ekonomi Negara bersifat dominan, mendesak dan mematikan potensi serta daya kreasi unit-unit ekonomi di luar Negara.

3.      Persaingan tidak sehat serta pemusatan kekuatan ekonomipada satu kelompok dalam berbagaibentuk monopoli dan monopsoni yang merugikan masyarakat dan cita-cita keadilan sosial. (GBHN 1993)





Dari semua yang saya tulis di atas, saya akan mencoba menjawab pertanyaan dari judul di atas, Masih relevan Sistem Ekonomi Pancasila? untuk menjawabnya saya membutuh kan 3 indikator yaitu :

Ø  Cita-cita ideal pendiri bangsa

Dalam alinea ke-2 Pembukaan Undang-Undang Dasar tahun 1945. ” Dan perjuangan pergerakan Kemerdekaan Indonesia telah sampailah kepada saat yang berbahagia dengan selamat sentausa mengantarkan Rakyat Indonesia kedepan pintu gerbang kemerdekaan Negara Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur “.

Selain itu, Tujuan Nasional Bangsa Indonesia Dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 :

1.      Membentuk suatu pemerintahan Negara Republik Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia.

2.      Memajukan kesejahteraan umum / bersama

3.      Mencerdaskan kehidupan bangsa

4.      Ikut berperan aktif dan ikut serta dalam melaksanakan ketertiban dunia yang berlandaskan kemerdekaan, perdamaian abadi dan kedilan sosial.

Itulah yang di harapkan oleh para pendiri bangsa kita, namun sungguh amat di sayangkan ketika kita lanjut ke indikator berikutnya.



Ø  Praktek ekonomi rakyat

Globalisme sangat tidak bisa di hindari, semua negara di semua regional terkena dampak dari globalisme ini. Indonesia juga tidak bisa di pungkiri juga terkena dari dampak globalisme ini. Bayangkan ada berapa perusahaan asing di negara kita ini? salah satu contoh yang paling miris adalah, mari kita scroll ke atas sedikit, kita lihat ciri – ciri SEP yaitu “Negara menguasai bumi, air, dan kekayaan alam yang lainnya.” Mari kita ke Jakarta bagi orang Jakarta pasti tau, harga air di sana pasti mahal, kenapa???? hampir 100% atau mungkin sudah 100% memang perusahaan pengolah air itu bukan lagi milik Indonesia, seingat saya, dosen saya pernah cerita, bahkan air di Jakarta itu di kuasai asing 50% Perancis dan 50% Inggris. Menyedihkan bukan?

Ø  Praktek Ekonomi Aktual

Lalu, setelah kita membaca ke mirisan pada indikator ke 2, apa dong kemirisan pada indikator ini? sangat sedih ketika cita – cita ideal pendiri bangsa, ciri – ciri SEP, dan pengertian SEP hanya menjadi sebuah kumpulan kata – kata yang sangat manis di mata, tapi pahit di lidah. Karena apa? karena pada faktanya Sistem ekonomi Indonesia itu sekarang lebih cenderung kepada liberalisme atau kapitalisme. Miris satu, ketika semua orang menolak dan merasa jijik mendengar kata – kata itu, kita itu tetap menggunakan sistem itu. Miris dua, kita tetap tidak mau mengatakan sistem ekonomi kita ini liberalisme. Contoh dari liberalisme itu sekarang ada di sekitar kita, dan kita masih aja ngomong kalo kita menggunakan SEP? HAHA. Dampak dari sistem ini juga udah sangat terasa, individualistik sangat merajalela sekarang, si kaya semakin kaya si miskin semakin miskin. Contohnya bagi yang ngerasa tinggal di kompleks kompleks elit juga bakal sadar kok. Bahkan ada cerita lucu, seorang sebut saja A tinggal di sebelah B, suatu hari si A melihat rumah B lagi ada beberapa orang yang mengangkut barang ke sebuah mini truck, si A hanya berpendapat kalau B mau pindahan, padahal Faktanya si B kerampokan. Apa masih bisa negara kita di sebut berbasis Pancasila? Pikirkan kembali matang-matang!!



Jadi menurut saya walaupun sudah ada program untuk pembangunan ekonomi di indonesia, tetapi masih kurang relevan karna ya tadi, Cuma hanya menjadi sebuah kumpulan kata-kata yang ada di mulut doang. Pada faktanya sistem ekonomi indonesia sekarang lebih cenderung kepada liberlisme atau kapitalisme.

Tetapi semoga masyarakat dan pemerintahan indonesia ke depannya mengerti dan menggunakan paham Sisetem Ekonomi Pancasila dengan baik dan benar.




Minggu, 13 Maret 2016

TULISAN_1SS_PEREKONOMIAN INDONESIA


PENTINGNYA KESEHATAN



Assalamualaikum Wr Wb

Disini saya akan membahas tentang pentingnya kesehatan. Pengertian kesehatan adalah terbebas dari segala penyakit jasmani maupun rohani. Di jaman yang sekarang ini banyak orang-orang yang tidak memperdulikan kesehatannya, dan ada yang peduli tetapi tidak tahu bahwa didalamnya itu mengandung yg tidak sehat seperti makanan yg menggunakan pengawet, kelihatannya aja yg bersih segar harum tetapi anda tidak tahu kalau makanan tersebut sangat mengerikan bagi tubuh kita.

Kesehatan itu terbagi menjadi dua, yaitu kesehatan jasmani dan kesehatan rohani. Kesehatan jasmani itu kesehata yang ada didalam tubuh kita. Tubuh kita sangat memerlukan kesehatan jasmani agar kita dapat menjalankan aktivitas kita dengan baik dan bersemangat. Dengan berolahraga secara rutin dan teratur kita dapat merasakan manfaatnya setelah berolahraga seperti badan menjadi lentur tidak kaku dan tidak mudah lemas saat beraktivitas. Selain berolahraga mengatur pola makan juga sangat di perlukan bagi tubuh kita apabila kita tidak bisa mengaturnya akibatnya mudah terserang penyakit (oh iya kalau tidak berolahraga secara rutin juga mudah terserang penyakit juga). Mengatur pola makan sebenernya tidak sulit, anda hanya makan sehari 3 kali dan makanannya harus yang mengandung protein, karbohidrat, vitamin, dll. Kalau makanan seperti junk food yang sering kita makan sehari-hari (gak sehari-hari juga sih) itu tidak sehat sama sekali Cuma membuat kita kenyang saja. Kesehatan Rohani, nah disini kita juga sangat memerlukan kesehatan rohani agar pikiran dan jiwa kita tenang, damai, tidak tertekan, dan bersih dari hal-hal yang negatif dan berprasangka buruk. Cara yang mudah adalah dengan memperbanyak ibadah dan selalu berpikiran positif dan melakukan hal-hal yang membuat kita tenang. Akibat dari tidak adanya kesehatan rohani di jiwa kita adalah kita dapat melakukan kegiatan-kegiatan yang menyimpang dari ajaran agama dan itu juga dapat menyebabkan jesehatan jasmani kita juga terganggu seperti minum2an yang beralkohol di saat pikiran kita lagi stress, berhubungan intim yg hanya untuk kepuasan saja itu sangat buruk bagi kesehatan jasmani dan rohani kita.



Kesimpulan

Kesehatan itu murah dengan melakukan kegiatan-kegiatan yang positif secara rutin kita akan merasakan manfaatnya tubuh menjadi bugar dan pikiran kita menjadi focus dan tenang dan tidak mudah terkena penyakit. Sebaliknya kalau sakit itu mahal, mahal untuk beli obat, bayar pemeriksaan di rumah sakit, dan yang ga enaknya menderita di rumah sakit.

Jadi jagalah kesehatan sebaik-baiknya. Karna kebersihan itu sebagian dari iman sobbb!



Sekian dari saya dan terima kasih-1SS

Wassalamualaikum Wr Wb









           

Jumat, 18 Desember 2015

TULISAN_4SS_PENGANTAR_BISNIS

CARA MEREKRUT KARYAWAN / TENAGA KERJA


Perusahaan pastinya tak ingin sekedar menerima orang tanpa melihat latar belakang serta bakat yang dimiliki. Apalagi bila karakter yang dimiliki juga terkesan tidak mendukung potensi karirnya berkembang. Seperti yang kita ketahui, ada orang pinter yang terlalu sombong dengan kemampuannya hingga tak ingin belajar lagi.
Untuk lebih jelasnya, berikut proses rekrutmen yang umumnya diterapkan oleh pihak perusahaan. Hanya saja talent managementlah yang bergerak dan menemukan bibit unggul. Proses tersebut antara lain adalah.

1.      Menyeleksi lamaran yang masuk ke perusahaan
Proses ini wajib hukumnya, agar tak sembarang calon karyawan yang direkrut nantinya. Pada tahap awal ini, cv beserta surat penting lainnya dilampirkan oleh pelamar. Dari sini, pihak manajemen sumber daya bisa memilah mana yang sesuai standar dan mana yang tidak. Umumnya, cv berisi pengalaman bekerja selama ini di perusahaan lain atau selama hidup mereka. Lalu, ada pula ijazah yang menggambarkan seberapa besar pengetahuan yang dimiliki pelamar.

2.      Mengumpulkan pelamar yang memenuhi syarat
Langkah berikutnya adalah dengan memanggil para pelamar yang dianggap telah memenuhi syarat. Para calon karyawan ini akan mengikuti tahapan seleksi lainnya, biasanya berupa interview. Disini, pihak talent management bisa membaca karakter sekaligus bakat yang dimiliki. Sehingga mereka bisa semakin yakin sebelum mengambil keputusan besar, menerima atau menolak calon karyawan tersebut di perusahaan.

3.      Mengembangkan dan memperkuat karyawan baru
Proses rekrutment ini adalah yang paling awal dilakukan atau on boarding. Ketika pertama kali karyawan bergabung, maka dia telah siap secara mental dan karakter memajukan perusahaan. Diharapkan tenaga baru tersebut bisa konsisten dengan nilai, wawasan, serta strategi yang diterapkan perusahaan. Tak ada keluhan atau alasan lain yang mungkin keluar dari mulut para calon karyawan selama proses tersebut berlangsung. Mereka dianggap telah setuju semenjak awal memasukkan lamaran di perusahaan tersebut.

4.      Mempertahankan karyawan berpotensi di perusahaan
Mengembangkan bakat serta kemampuan karyawan selama di perusahaan adalah tugas yang cukup berat. Pasalnya ada karyawan yang perkembangannya sangat pesat dan adapula yang sebaliknya. Langkah paling sulit memang untuk mempertahankan dan mengembangkan sumber daya manusia di perusahaan. Ada kalanya mereka ingin lepas dan mencoba peruntungan di perusahaan lain. Inilah yang menjadi tantangan tersendiri bagi pihak manajemen bakat. Selain itu, bisa saja karyawan yang belum lama bergabung namun berpotensi memutuskan untuk keluar. Hal inilah yang coba dihindari oleh pihak perusahaan. Itulah mengapa lahir istilah kontrak yang menerapkan pinalti di dalamnya.

5.     Merekrut sebanyak mungkin karyawan berkompeten
Begitu banyak pelamar berkompeten yang masih menganggur dan belum mendapat pekerjaan. Padahal bila diberi kesempatan, bukan tidak mungkin mereka bisa memajukan perusahaan. Inilah mengapa kebanyakan perusahaan akhirnya membuka lowongan pekerjaan demi merekrut sebanyak mungkin calon karyawan yang berkomitmen dan kompeten. Dalam proses rekrutmen ini, karakter yang dicari haruslah sesuai dengan apa yang diharapkan sebelumnya.

6.      Pelatihan dan program seleksi dalam upaya perekrutan
Berbagai pelatihan dan program seleksi dilakukan untuk mengkoordinasikan perekrutan yang dilakukan. Talent management pastinya mengikutsertakan seluruh karyawan agar bersinergisitas memajukan perusahaan tersebut. Karyawan baru diharapkan mampu mengikuti irama kerja para senior di perusahaan dan saling bahu membahu. Tak hanya itu, diharapkan para karyawan baru memahami secara penuh strategi serta visi misi perusahaan ke depan. Bukan sebatas permukaan saja, seperti yang dilihat oleh masyarakat umum. Setiap perusahaan memiliki tanggung jawab terhadap pemerintah untuk menciptakan kesempatan kerja seluas-luasnya. Inilah yang coba dipenuhi oleh pihak perusahaan dalam proses rekrutmen. Mereka mencoba menarik semua karyawan berpotensi bergabung demi mengubah standar ekonomi individu.




http://pakarkinerja.com/cara-merekrut-karyawan-yang-kompeten-dan-mempertahankan-karyawan-terbaik/

Minggu, 06 Desember 2015

TUGAS PKTI 1A

PETA RENCANA HIDUP


http://www.finansialku.com/wp-content/uploads/2013/07/life-stage.png

Saya bermimpi dan berencana kedepannya nanti saya akan menjadi akuntan yg baik, membahagiakan kedua orang tua saya, membiayai orang tua saya ke pergi haji, mempunya pasangan yang soleha, dan berangkat ke tanah suci bersama istri saya, dan ketika saya sudah tua saya akan menikmati masa tua saya bersama keluarga saya.

UMUR
RENCANA HIDUP
18-21
Menjadi orang yang berguna bagi keluarga, maasyarakat, kuliah, dan banyak orang. Dengan cara raji giat belajar dan berperan aktif di kampus atau di linkungan sekitar. Di kampus rencananya saya akan menargetkan ipk 3.80
22-30
Saya menargetkan sekripsi di umur 22, dan lulus menjadi sarjana ekonomi di universitas gunadrma.
Saya mencoba mencari lowongan pekerjaan di berbagai perusahaan. Setelah di terima perusahaan tersebut saya akan bekerja sebaik mungkin agar bisa mendapatkan jabatan yang lebih tinggi nantinya.
Mencoba melanjutkan jenjang s2 di umur 26th,jika saya mempunyai bekal untuk melanjutkannya.
Menemukan pasangan hidup yang soleha, dan menikah di umur 28 tahun. Jika allah menghendaki saya menikah di umur 28th.
Di umur 29th atau 30th saya dan istri saya mempunyai anak 2 laki2 dan perempuan yg kedepannya nati menjadi anak yang soleh dan soleha.
31-40
Menjadi seorang manajer di sebuah perusahaan ternama
Membiayai kedua orang tua saya pergi haji.
Membeli rumah untuk keluarga baru saya,
Membatu orang yg kesusahan atau yg kurang mampu dengan mengadakan bakti social.

41-50
Pergi umroh dan haji bersama sang istri tercinta.
Membangun sebuah usaha sendiri yg kedepannya semoga menjadi usaha yg sukses dan maju.
Menjaga dan merawat orang tua karna orang tua sudah semakin uzur.
51-
Masih menjalankan usaha saya sendiri.
Menikmati sisa-sisa hidup saya dengan istri dan anak-anak.
Anak-anak saya mempunyai anak. Dan saya akhirnya menjadi kakek dari cucu saya.

Isramrasal.staff.gunadarma.ac.id